Merdeka.com --- Gunung
Kelud sudah melelehkan lavanya dengan taburan kerikil serta abu
vulkanik yang menghujami beberapa daerah khususnya yang berada di radius
10-25 km.

Namun, sebelum erupsi terjadi, sekitar pukul 22:55 WIB (13/02), di langit terlihat banyak sekali petir menyambar dengan suara guntur. Secara ilmiah, petir tersebut dalam bahasa Inggris dinamakan dirty thunderstorm atau juga volcanic lightning.
Mengutip dari tulisan di Wikipedia, dirty thunderstorm atau juga volcanic lightning ini merupakan fenomena cuaca yang terjadi ketika aktivitas gunung mulai meningkat dan akhirnya memunculkan petir.
Dalam sebuah penelitian ilmiah, dirty thunderstorm atau juga volcanic
lightning terjadi karena muatan listrik yang dihasilkan itu terjadi
ketika fragmen batuan, abu vulkanik dan partikel es bertabrakan dan
menghasilkan listrik statis.
Pada umumnya, terdapat sekitar 300
kali petir yang muncul ketika gunung berapi mulai menunjukkan
aktivitasnya. Erupsi gunung berapi juga melepaskan sejumlah air yang
berfungsi sebagai ´bahan bakar´ badai petir tersebut.
"Selama erupsi terjadi, akan ada banyak petir besar dan kecil serta bunga api yang muncul dan terlihat seperti membelah kawah gunung berapi," jelas Ronald J Thomas, seorang fisikawan atmosfer dari New Mexico Tech.
"Selama erupsi terjadi, akan ada banyak petir besar dan kecil serta bunga api yang muncul dan terlihat seperti membelah kawah gunung berapi," jelas Ronald J Thomas, seorang fisikawan atmosfer dari New Mexico Tech.